Pasal Pencurian dan Penggelapan

DELIK PENCURIAN Delik pencurian diatur dari pasal 362 KUHP sampai dengan pasal 367 KUHP. oleh karena pasal 365 KUHP pencurian dengan kekerasan sudah diuraikan dalam bab I tentang delik kekerasan yang sehari-hari disebut sebagai perampokan maka tidak lagi diuraikan disini. Delik pencurian adalah delik yang paling umum, paling sering terjadi,tercantum dalam semua KUHP di dunia. Penulis sebut delik semcam ini delik yang netral, seperti pembunuhan, perkosaan, pemalsuan surat, penghinaan,dan seterusnya. Terjadi disemua negara dan semua zaman, dari zaman nabi musa sampai zaman kini. Lebih netral lagi, delik baru sebagai akibat…

Read More

Alat Bukti Dalam Sengketa di Pengadilan Tata Usaha Negara (TUN)

Alat-alat bukti dalam hukum acara PTUN akan diuraikan satu persatu dibawah ini. Surat Atau Tulisan Pasal 101 UU PTUN, menentukan bahwa surat sebagai alat bukti terdiri atas tiga jenis, yakni akta otentik, akta dibawah tangan, dan surat –surat lain yang bukan akta. Akta otentik, surat yang dibuat oleh atau diahdapan pejabat umum. Akta ini dipergunakan sebagai alat bukti tentang peristiwa atau peristiwa hukum yang tercantum didalamnya. Rumusan yang prinsipnya sama sudah diatur sebelumnya dalam pasal 1868 KUHP perdata. Suatuakta otentik (resmi) mempunyai kekuatan mengikat dan pembuktian sempurna (vollending bewijs), artinya…

Read More

Pengacara Spesialis Perceraian di Riau / Pekanbaru

Mengenal Lebih Jauh Pengacara Spesialis Perceraian di Kota Riau / Pekanbaru  Jika kita tidaak mengenal dengan baik pengacara perceraian maka kita akan merasa tidak yakin akan memberikan kuasa kepada pengacara/advokat yang akan kita pilih dalam menangani kasus  kita khususnya kasus perceraian (keluarga). Untuk itu kita harus mempelajari tindak tanduk dan pengalaman pengacara dalam menangani kasus perceraian hal ini dapat kita liat saat melakukan pertemuan atau saat melakukan konsultasi sejauh mana pemahaman dan pengetahuan pengacara tersebut terkait dengan kasus perceraian.

Read More
WhatsApp chat